mavericks-kalahkan-knicks-di-new-york

Mavericks Kalahkan Knicks di New York

Mavericks Kalahkan Knicks di New York. Dallas Mavericks mengejutkan banyak pihak dengan kemenangan meyakinkan 114-97 atas New York Knicks di Madison Square Garden pada Senin, 19 Januari 2026. Pertandingan ini bagian dari jadwal MLK Day NBA, dan Mavericks yang sedang dalam tren positif berhasil mendominasi sejak awal. Knicks, yang baru saja juara NBA Cup Desember lalu, kini mengalami penurunan drastis—kalah sembilan dari 11 laga terakhir—dan disambut boo berulang dari fans di rumah sendiri. Max Christie cetak career-high 26 poin dengan 8 three-pointer, sementara rookie Cooper Flagg tampil impresif di debut MSG-nya dengan 18 poin. Kemenangan ini jadi kemenangan ketiga beruntun bagi Mavericks, meski mereka main tanpa beberapa pemain kunci karena cedera. MAKNA LAGU

Dominasi Awal Mavericks Melawan Knicks

Mavericks langsung unggul cepat, memimpin 16-4 di kuarter pertama. Knicks sempat pangkas jadi 31-22 di akhir Q1 meski gagal semua sembilan percobaan three-point. Tapi kuarter kedua jadi mimpi buruk bagi tuan rumah: Flagg cetak tujuh poin pertama Dallas di periode itu, diikuti 13-0 run yang bikin skor 51-31. Naji Marshall lanjutkan momentum dengan sembilan poin beruntun, dan Christie tambah three-pointer untuk buat lead 30 poin. Di half-time, Mavericks unggul 75-47—salah satu half terburuk Knicks di MSG sepanjang sejarah. Knicks kebobolan 27 fast-break points dan 28 points in the paint di half pertama, meski Mavericks tanpa post player dominan. Flagg, yang absen dua laga sebelumnya karena ankle sprain, kembali kuat dengan 18 poin dan tujuh rebound. Christie panas dari luar, 8-of-10 three, hampir pecah rekor franchise Mavericks di MSG.

Performa Pemain Kunci dan Reaksi Knicks

Christie jadi bintang malam itu dengan 26 poin, enam rebound, dan akurasi luar biasa dari perimeter. Flagg tunjukkan kenapa ia pick pertama draft—kecepatan transisi dan finishing-nya bikin Knicks kewalahan. Naji Marshall kontribusi 18 poin, sementara tim secara keseluruhan cetak 40 dari 82 field goal (48.8%) dan 15 dari 32 three (46.9%). Knicks andalkan Karl-Anthony Towns (22 poin, 18 rebound) dan Jalen Brunson (22 poin), plus Mitchell Robinson (12 poin, 15 rebound). Tapi effort tim kurang, terutama defense—mereka kalah telak di paint dan transisi. Fans boo sejak kuarter kedua, dan coach Mike Brown akui ini “embarrassing”. Knicks, yang mulai musim kuat dan ranking tiga di Timur (25-18), kini dalam freefall. Brunson dan Josh Hart baru kembali dari injury, tapi tak cukup selamatkan tim.

Dampak bagi Kedua Tim: Mavericks Kalahkan Knicks di New York

Bagi Mavericks (18-26, peringkat 12 Barat), ini momentum bagus meski roster tak lengkap. Kemenangan atas tim kuat seperti Knicks tunjukkan potensi mereka, terutama dari bench dan rookie seperti Flagg. Mereka selanjutnya host Golden State Warriors, tantangan berat tapi bisa lanjut streak. Knicks harus introspeksi cepat—dari juara NBA Cup ke ancaman play-in. Penurunan ini karena kurang konsistensi, cedera, dan effort rendah. Fans MSG frustrasi, dan tekanan naik pada coach Mike Brown di musim pertamanya. Knicks selanjutnya host Brooklyn Nets, harus bangkit atau risiko slide lebih dalam.

Kesimpulan: Mavericks Kalahkan Knicks di New York

Kemenangan Mavericks atas Knicks di New York jadi bukti basket bisa unpredictable—tim underdog dengan hot shooting dan energi tinggi bisa hancurkan tuan rumah di kandang sendiri. Christie dan Flagg jadi highlight, sementara Knicks harus cari cara keluar dari slump sebelum terlambat. Di malam MLK Day, MSG yang biasanya riuh dukungan berubah jadi boo chorus—pengingat keras bahwa di NBA, momentum bisa berbalik cepat. Mavericks pulang dengan senyum, Knicks dengan pekerjaan rumah besar. Pertandingan ini bakal dikenang sebagai salah satu upset mengejutkan musim ini.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *