Rumor Trade Lanjutan: Siapa Pindah Setelah Deadline. Pertandingan NBA antara New York Knicks dan Denver Nuggets berubah menjadi thriller epik di Madison Square Garden pada 4 Februari 2026. Jalen Brunson tampil sebagai pahlawan dengan mencetak 42 poin, membawa Knicks melewati Nuggets dalam dua overtime dengan skor akhir 134-127. Kemenangan ini memperpanjang streak kemenangan Knicks menjadi delapan laga beruntun, menegaskan posisi mereka sebagai tim kuat di Eastern Conference. Meski Nuggets tampil tangguh dengan kontribusi besar dari Nikola Jokic dan Jamal Murray, Knicks berhasil bertahan melalui 20 kali pergantian lead dan 19 kali tie, menunjukkan ketangguhan mental di laga yang melelahkan ini. REVIEW FILM
Jalannya Pertandingan: Rumor Trade Lanjutan: Siapa Pindah Setelah Deadline
Laga dimulai dengan tempo tinggi sejak kuarter pertama. Jamal Murray langsung panas, mencetak 18 poin berturut-turut untuk Nuggets, membuat timnya unggul awal. Hanya satu pemain Nuggets lain yang mencetak poin di akhir kuarter, yakni dengan waktu tersisa 42,6 detik. Sementara itu, Knicks mengalami cobaan ketika Karl-Anthony Towns mengalami benturan kepala dengan Spencer Jones, menyebabkan luka di mata kanannya yang memerlukan jahitan. Towns sempat keluar lapangan, tapi kembali di kuarter kedua dengan perban, menunjukkan ketangguhannya.
Di kuarter kedua, Knicks mulai menemukan ritme. Mitchell Robinson, yang bertugas menjaga Jokic, sudah mengumpulkan tiga foul dengan waktu tersisa 6:51 menit, memaksa pelatih Tom Thibodeau menyesuaikan strategi. Knicks berhasil menyamakan kedudukan berkali-kali, tapi Nuggets tetap unggul tipis di babak pertama berkat shooting Murray yang akurat.
Masuk kuarter ketiga dan keempat, pertandingan semakin sengit. Knicks tanpa Josh Hart karena back-to-back schedule, tapi pemain lain naik level. Murray menyamakan skor di akhir regulation time, memaksa overtime pertama. Di periode ekstra pertama, Towns fouled out setelah enam foul, meninggalkan Knicks tanpa big man utama. Murray nyaris menjadi pahlawan Nuggets dengan tembakan tiga poin di detik akhir, tapi bola hanya menyentuh rim. Kemudian, Mikal Bridges dipanggil foul loose-ball pada Christian Braun dengan 0,3 detik tersisa, memungkinkan Braun mencetak dua free throw dan memaksa overtime kedua.
Di overtime kedua, Brunson mengambil alih sepenuhnya. Dia mencetak enam poin pertama Knicks, termasuk floater krusial, lalu mengassist layup Landry Shamet untuk memperlebar jarak. Bridges menambahkan three-pointer dari sudut, membuat Knicks unggul tujuh poin. Nuggets berusaha bangkit, tapi shooting mereka melemah, terutama Jokic yang gagal di empat percobaan three-pointer di overtime.
Performa Pemain Kunci: Rumor Trade Lanjutan: Siapa Pindah Setelah Deadline
Jalen Brunson adalah bintang utama malam itu. Dengan 42 poin, delapan rebound, dan sembilan assist dalam hampir 48 menit bermain, dia tidak hanya mencetak, tapi juga mengatur serangan Knicks di momen krusial. Sepuluh poinnya di overtime kedua menjadi penentu, menunjukkan kemampuan clutch yang membuatnya layak disebut sebagai kandidat MVP. Brunson efisien dengan 5-12 dari three-point dan 5-3 di overtime, membuktikan dia bisa mengalahkan pertahanan Nuggets yang tangguh.
Karl-Anthony Towns mendukung dengan 24 poin dan 12 rebound, meski fouled out di akhir overtime pertama. Cedera matanya tidak menghalangi kontribusinya, termasuk rebound penting dan scoring di paint. OG Anunoby menambahkan 20 poin dengan shooting solid, sementara Mitchell Robinson unggul di sisi defensif. Robinson tidak hanya membatasi Jokic, tapi juga switch ke Murray di momen kritis, menunjukkan versatilitasnya sebagai defender elite.
Di pihak Nuggets, Jamal Murray tampil luar biasa dengan 39 poin, termasuk tie-breaker di regulation. Dia menjadi motor serangan Denver sepanjang laga. Nikola Jokic mencatat triple-double dengan 30 poin, 14 rebound, dan 10 assist, tapi shootingnya buruk: hanya 1-13 dari three-point, termasuk 0-4 di overtime. Aaron Gordon fouled out di overtime pertama, melemahkan frontcourt Nuggets. Christian Braun berkontribusi dengan free throw penyelamat, tapi secara keseluruhan, Nuggets kesulitan menutup laga meski punya peluang.
Mikal Bridges dari Knicks awalnya kesulitan, tidak mencetak poin hingga sisa 9:57 menit di regulation. Tapi dia bangkit di overtime kedua dengan three-pointer krusial, plus empat rebound, empat assist, satu block, dan satu steal. Performa seperti ini menegaskan nilai trade Knicks untuk mendapatkannya.
Dampak bagi Tim dan Liga
Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tapi juga momentum. Knicks kini punya rekor delapan kemenangan beruntun, menempatkan mereka di posisi atas Eastern Conference. Laga ini menunjukkan kedalaman skuad Knicks, terutama tanpa Hart, dan kemampuan mereka menghadapi tim elite seperti Nuggets, juara bertahan. Defensif, Robinson dan Bridges membuktikan Knicks bisa menahan superstar seperti Jokic, yang biasanya mendominasi.
Bagi Nuggets, kekalahan ini menjadi catatan buruk di road trip mereka. Meski Jokic dan Murray tampil hebat, ketergantungan pada shooting perimeter menjadi kelemahan, terutama saat Jokic gagal dari luar. Ini bisa memengaruhi posisi mereka di Western Conference, di mana persaingan ketat dengan tim seperti Lakers dan Thunder. Secara liga, pertandingan ini menjadi kandidat game of the year, dengan intensitas tinggi dan drama overtime yang memukau penggemar NBA.
Kesimpulan
Thriller double overtime ini membuktikan NBA penuh kejutan. Jalen Brunson, dengan 42 poinnya, tidak hanya membawa Knicks menang, tapi juga mengukuhkan statusnya sebagai leader tim. Knicks menunjukkan grit dan resiliensi, sementara Nuggets harus evaluasi shooting mereka. Kemenangan ini memperkuat ambisi Knicks di musim ini, dan penggemar bisa berharap lebih banyak aksi seru ke depan.
