IBL: Pelita Jaya Menang Tipis 65-59 atas Satria Muda. Pelita Jaya Energi Mega kembali menunjukkan ketangguhan mereka di Indonesian Basketball League (IBL) 2025/2026 dengan meraih kemenangan tipis 65-59 atas Satria Muda Pertamina pada laga pekan ke-18 yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Bandung, 2 Februari 2026 malam. Kemenangan ini menjadi yang ke-14 bagi Pelita Jaya dari 18 pertandingan, mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen dengan 42 poin. Satria Muda tertahan di peringkat 5 dengan 32 poin dari 18 laga setelah menelan kekalahan ketiga dalam lima pertandingan terakhir. Pertandingan yang berlangsung sangat ketat ini ditandai pertahanan rapat kedua tim dan minimnya poin di kuarter-kuarter awal. REVIEW FILM
Jalannya Pertandingan yang Ketat: IBL: Pelita Jaya Menang Tipis 65-59 atas Satria Muda
Babak pertama berjalan sangat defensif. Kedua tim kesulitan mencetak poin di kuarter pertama; Pelita Jaya unggul tipis 12-10 setelah tripoin dari Anthony Beane. Di kuarter kedua Satria Muda sempat memimpin 28-26 berkat permainan cepat Abraham Damar Grahita dan karya Widyanta. Namun Pelita Jaya menutup paruh pertama dengan keunggulan 32-30 setelah dua lemparan bebas dari Anthony Beane.
Babak kedua Pelita Jaya mulai mengambil kendali. Kuarter ketiga dimenangkan Pelita Jaya 18-14, terutama berkat kontribusi besar dari Anthony Beane dan Jordan Adams di paint. Satria Muda sempat mendekat di kuarter keempat melalui tembakan tiga angka Abraham Damar Grahita, namun Pelita Jaya menutup laga dengan run 7-0 di menit-menit akhir. Skor akhir 65-59 untuk Pelita Jaya setelah pertandingan yang minim poin (total 124 poin) dan penuh pertahanan ketat.
Performa Pemain Kunci dan Statistik: IBL: Pelita Jaya Menang Tipis 65-59 atas Satria Muda
Anthony Beane menjadi pemain terbaik laga dengan 22 poin (7/14 FG, 4/8 3PT), 6 rebound, dan 4 assist. Jordan Adams menyumbang 16 poin dan 8 rebound, sementara Justin Brownlee menambahkan 12 poin dan 10 rebound (double-double). Dari kubu Satria Muda, Abraham Damar Grahita mencetak 18 poin dan 5 assist, Widyanta 14 poin dan 7 rebound, serta Le’Bryan Nash 11 poin.
Statistik pertandingan menunjukkan Pelita Jaya unggul tembakan 45%–39%, tembakan 3 angka 38%–32%, rebound 42–38, dan turnover lebih sedikit (12 vs 15). Pelita Jaya juga unggul poin di paint 38–28 dan fast break points 14–8.
Dampak bagi Klasemen dan Prospek
Kemenangan ini membuat Pelita Jaya mengoleksi 42 poin dari 18 laga dan tetap memimpin klasemen sementara dengan selisih 3 poin dari runner-up Dewa United (39 poin dari 19 laga). Satria Muda tertahan di peringkat 5 dengan 32 poin dari 18 laga dan semakin menjauh dari zona playoff. Pelatih Pelita Jaya, Pablo Favarel, memuji pertahanan tim: “Kami bermain dengan fokus tinggi dan berhasil menahan serangan Satria Muda. Ini kemenangan penting untuk menjaga momentum.”
Bagi Satria Muda, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa mereka harus lebih tajam di depan gawang. Pelatih Satria Muda, Fictor Roring, mengakui timnya kurang klinis: “Kami punya banyak peluang tapi finishing kurang baik. Kami akan evaluasi dan siap di laga berikutnya.”
Kesimpulan
Kemenangan tipis 65-59 Pelita Jaya atas Satria Muda pada 2 Februari 2026 menjadi hasil penting bagi tim ibu kota di pekan ke-18 IBL. Dominasi pertahanan dan kontribusi besar Anthony Beane serta Jordan Adams membuktikan bahwa Pelita Jaya masih menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan di musim ini. Bagi Satria Muda, kekalahan ini memperpanjang tren buruk mereka dan membuat posisi di papan tengah semakin sulit. Liga IBL musim ini semakin kompetitif—dan pekan ini sekali lagi membuktikan bahwa setiap poin sangat berharga. Pelita Jaya terus memimpin klasemen, tapi persaingan di belakang semakin ketat. Terus dukung tim favoritmu di IBL!
