Pistons Kalahkan Warriors 131-124, Curry Cedera. Detroit Pistons melanjutkan tren impresif mereka sebagai pemimpin klasemen Timur dengan kemenangan tandang 131-124 atas Golden State Warriors pada Jumat malam, 30 Januari 2026, di Chase Center. Pertandingan ini menjadi sorotan utama bukan hanya karena performa solid Pistons yang memimpin sejak awal, tapi juga karena cedera lutut kanan Stephen Curry yang memaksanya keluar lebih awal. Cade Cunningham memimpin Pistons dengan 29 poin dan 11 assist, sementara Curry menyumbang 23 poin sebelum absen di kuarter keempat akibat nyeri lutut yang sudah mengganggu sejak seminggu sebelumnya. Pistons kini memiliki rekor 35-12, sementara Warriors turun ke 27-23. Meski Warriors sempat mendekat di akhir, Pistons berhasil mempertahankan keunggulan dan meraih kemenangan penting di kandang lawan. REVIEW FILM
Dominasi Awal Pistons dan Performa Cunningham: Pistons Kalahkan Warriors 131-124, Curry Cedera: Pistons Kalahkan Warriors 131-124, Curry Cedera
Pistons membuka permainan dengan ganas, mencetak 45 poin di kuarter pertama—rekor musim tertinggi yang diberikan lawan kepada Warriors. Mereka memanfaatkan transisi cepat dan tembakan luar yang akurat, membangun keunggulan hingga 8 poin di akhir kuarter pertama. Cade Cunningham menjadi motor utama, mengatur tempo dengan visi passing luar biasa dan mencetak poin krusial di paint serta dari perimeter. Ia menyelesaikan malam dengan double-double 29 poin (efisien dari lapangan) dan 11 assist, sambil membatasi turnover tim.
Kontribusi lain datang dari pemain pendukung Pistons yang konsisten. Mereka mendominasi rebound dan memaksa Warriors kesulitan di pertahanan, terutama setelah Curry keluar. Pistons menjaga ritme tinggi sepanjang pertandingan, dengan kuarter kedua dan ketiga tetap unggul meski Warriors berusaha bangkit. Keunggulan mencapai double-digit di sebagian besar laga, dan meski sempat menyusut menjadi tiga poin di kuarter keempat, Pistons menutup kuarter terakhir dengan 23 poin solid untuk mengamankan kemenangan.
Cedera Curry dan Dampak bagi Warriors: Pistons Kalahkan Warriors 131-124, Curry Cedera: Pistons Kalahkan Warriors 131-124, Curry Cedera
Stephen Curry tampil impresif di tiga kuarter pertama, mencetak 23 poin dengan 7 dari 16 tembakan (4 dari 10 three-pointer) dalam 25 menit. Ia sempat membuat and-1 layup spektakuler di akhir kuarter ketiga, tapi langsung grimacing dan limping setelahnya. Nyeri lutut kanan ini sudah mengganggu sejak seminggu lalu, dan akhirnya memaksanya keluar dengan 4:08 tersisa di kuarter ketiga. Warriors kemudian menyatakan ia out untuk sisa pertandingan.
Pelatih Steve Kerr pasca-laga menyatakan optimis, menyebut cedera ini “tidak major” dan tim akan evaluasi lebih lanjut pada Sabtu. Namun, absennya Curry di kuarter keempat terasa berat—Warriors kehilangan kreativitas ofensif dan sempat kesulitan mengejar. Meski sempat memotong defisit menjadi tiga poin, mereka tak mampu menyelesaikan comeback. Cedera ini menambah kekhawatiran bagi Warriors yang sudah menghadapi absen pemain lain musim ini, meski Kerr menekankan Curry kemungkinan besar baik-baik saja.
Analisis Pertandingan dan Implikasi
Pertandingan ini menyoroti kekuatan Pistons sebagai tim yang seimbang dan tangguh di jalan. Mereka memanfaatkan kelemahan Warriors di pertahanan perimeter dan paint, terutama setelah Curry keluar. Warriors berjuang keras dengan kontribusi dari pemain lain, tapi kurangnya firepower tanpa Curry membuat mereka kesulitan mengejar di akhir. Skor kuarter menunjukkan dominasi awal Pistons (45-37, 32-27, 31-31, 23-29), dengan Warriors hanya unggul di kuarter terakhir tapi terlambat.
Bagi Pistons, kemenangan ini memperkuat posisi mereka di puncak Timur dan membuktikan kedalaman skuad. Cunningham terus menunjukkan level All-Star, sementara tim secara keseluruhan tampil disiplin. Warriors, di sisi lain, perlu segera pulihkan Curry dan perbaiki pertahanan jika ingin naik di klasemen Barat. Cedera lutut Curry, meski dianggap ringan, menjadi pengingat betapa krusialnya ia bagi tim.
Kesimpulan
Detroit Pistons berhasil mengamankan kemenangan tandang impresif 131-124 atas Golden State Warriors, dipimpin oleh Cade Cunningham yang brilian dengan 29 poin dan 11 assist. Meski Warriors sempat memberikan perlawanan sengit, cedera lutut Stephen Curry di kuarter ketiga menjadi faktor penentu yang membuat comeback mereka gagal. Pistons terus membuktikan mengapa mereka pemimpin Timur dengan permainan kolektif yang solid, sementara Warriors harus berharap cedera Curry tidak serius agar bisa kembali ke jalur kemenangan. Pertandingan ini menjadi contoh bagus betapa tipisnya garis antara dominasi dan kekalahan di NBA—dan bagaimana satu cedera bisa mengubah segalanya. Pistons melaju kuat, Warriors butuh pemulihan cepat.
